14 Juni 2009

Tentang Mikrotik


Pendahuluan

Kebutuhan akan akses internet dewasa ini sangat tinggi sekali. Baik untuk mencari informasi, artikel, pengetahuan terbaru atau bahkan hanya untuk chating. Pembagian nomor untuk internet atau biasa disebut dalam dunia networking adalah IP Address sudah sangat menipis atau sudah hampir habis.

Satu IP Address perlu sekali berhubungan dengan IP address lainnya yang berbeda class atau subnet, maka diperlukanlah suatu proses system untuk menghubungkan IP Address itu, yaitu routing. Routing akan membuat sebuah rantai jaringan saling terhubung dan bias berkomunikasi dengan baik, dan informasi yang tersedia di satu IP Address akan didapatkan di IP address yang lainnya.




Device atau perangkat yang digunakan untuk proses routing biasa disebut router. Router terdiri dari hardware & software keduanya harus terpasang dengan sejalan atau sinkron supaya bisa bekerja dengan baik. Router bisa kita peroleh dengan cara memakai langsung tanpa harus install system dengan menggunakan router broadband atau kita bisa menggunakan komputer untuk membuat router dengan cara menginstall system operasi atau software untuk membuat router dengan catatan hardware pun mendukung untuk proses routing. Mikrotik adalah salah satu vendor baik hardware dan software yang menyediakan fasilitas untuk membuat router. Salah satunya adalah Mikrotik Router OS, ini adalah Operating system yang khusus digunakan untuk membuat sebuah router dengan cara menginstallnya ke komputer. Fasilitas atau tools yang disediakan dalam Mikrotik Router Os sangat lengkap untuk membangun sebuah router yang handal dan stabil.

Tentang Mikrotik

MikroTikls [dengan trade name MikroTik®] didirikan tahun 1995 bertujuan mengembangkan sistem ISP dengan wireless. MikroTikls saat ini telah mendukung sistem ISP dengan wireless untuk jalur data internet di banyak negara, antara lain Iraq, Kosovo, Sri Lanka, Ghana dan banyak negara lainnya.

Pengalaman dalam melakukan instalasi di Latvia menempa kami dengan kondisi serupa di negara-negara pecahan Uni Soviet dan negara berkembang lainnya. Berbagai pengembangan telah dilakukan hingga saat ini tersedia perangkat lunak sistem operasi router versi 2 yang menjamin kestabilan, kontrol, dan fleksibilitas pada berbagai media antar muka dan sistem routing dengan menggunakan komputer standart sebagai hardware. Perangkat lunak ini mendukung berbagai aplikasi ISP, mulai dari RADIUS modem pool, hingga sirkuit backbone dengan DS3.

MikroTik berlokasi di Riga, ibukota Latvia, dengan 50 orang karyawan. Mikrotik juga menjalankan sebuah ISP kecil, sebagai media percobaan untuk pengembangan routerOR software.

Mikrotik Router OS

Mikrotik Router OS adalah system operasi varian linux atau unix yang fungsi utamanya untuk routing, system operasi ini dipersenjatai dengan berbagai macam metode routing yang lengkap. Akan tetapi Microtik Router OS, bukan sebuah open source dibawah badan GNU. Untuk menggunakan sistem operasi ini kita harus membeli lisensi ke Microtik. Pembelian lisensi Microtik Router OS yang di tawarkan oleh perusahan Microtik, tidak begitu mahal untuk standar Router OS.

Mikrotik Router OS dibagi-bagi menjadi beberapa level, setiap levelnya berbeda-beda fitur yang diberikan. Dan harga lisensi yang dibayar untuk menggunakan sistem operasi ini tergantung dengan level Router OS tersebut. Untuk lisensi RouterOS Level 4 tanpa DOM berkisar Rp 400.000,- dengan DOM Rp 750.000,-, lisensi RouterOS Level 5 tanpa DOM berkisar Rp 850.000,- dengan DOM Rp 1.200.000,-, dan lisensi RouterOS Level 6 tanpa DOM berkisar Rp 2.000.000,- dengan DOM Rp 2.350.000,-.
From : www.mikrotik.co.id

Read More......

Indonesia Penemu Istilah Baru Inggris 'Wokbolic'


Onno W. Purbo - detikinet


Onno dan Wokbolic (dok. pribadi onno)
Jakarta - Tanggal 12-14 Juni 2009 merupakan pertemuan para aktivis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di wilayah Asia Pasifik yang didukung oleh International Development Research Center (IDRC) dari Kanada dilakukan di Penang, Malaysia.

Ada beberapa teman dari Indonesia yang hadir pada pertemuan tersebut, antara lain Prof. DR. Soegijardjo Soegijoko, Prof. Tian Belawati, Dr. Hammam Riza, Dr. Moedjiono, Donny B.U. dan saya sendiri Onno W. Purbo.

Tanggal 12 juni 2009, pada saat makan siang, didemokan Antena Wajanbolic pada forum tersebut. Banyak sekali orang yang sangat tertarik pada teknik yang demikian sederhana. Mereka tidak menyangka bahwa Wajanbolic e-goen sedemikian mudah dibuatnya.

Tentunya akan aneh di luar negeri jika kita menggunakan istilah 'wajanbolic' untuk antena parabola buatan Pak Gunadi karena 'wajan' adalah bukan bahasa Inggris.

Akhirnya, digunakan istilah 'Wokbolic' sebagai pengganti 'Wajanbolic' dalam bahasa Inggris. Terdengar aneh memang, namun memang begitulah adanya. 'Wok' adalah 'Wajan' dalam bahasa Inggris. Barangkali ini merupakan kontribusi bangsa Indonesia kepada bahasa Inggris dan dunia internasional.

Read More......

Compact Disc sebesar 500 GB




WASHINGTON, KOMPAS.com - General Electric mengembangkan compact disc (CD) dengan teknologi baru sehingga dapat menyimpan data hingga 500 GB. Untuk saat ini, produk tersebut akan ditujukan untuk kebutuhan penyimpanan arsip data digital, namun bukan mustahil akan dilempar ke pasar konsumen.

Ukuran disk ini sama dengan cakram DVD atau CD standar. Kemampuannya menyimpan data yang lebih besar daripada DVD dan Blu-ray karena menerapkan teknologi mikro holografik. Dengan teknologi ini, informasi digital disimpan secara tiga dimensi bukan cekungan-cekungan pada permukaan cakram seperti pada teknologi CD, VCD, atau DVD.

"Hardware dan formatnya sangat mirip dengan teknologi penyimpanan optik yang ada saat ini sehingga pemutar disk mikro holografik dapat dipakai untuk memainkan CD, DVD, dan Blu-ray," demikian pernyataan resmi GE.

GE saat ini sedang membangun kerja sama dengan produsen hardware untuk memproduksi CD mikro holografik tersebut. target pertama pengguna cakram optik tersebut antara lain stasiun televisi, studio film, klinik kesehatan, dan rumah sakit yang membutuhkan penyimpanan arsip besar.

Namun, cakram berkapasitas sebesar ini kelak juga dibutuhkan pengguna perorangan. Apalagi makin berkembangnya video HD (high definition) bahkan film 3D yang menghabiskan data sangat besar.

Read More......

IT VS Operational

Mas,kok sekarang jadi ribet sih?
kata-kata seperti itu sering kita dengar di kalangan perkantoran yang kadang usernya sering rewel.
Sebenarnya siapa sih yang harus mengikuti aturan,IT atau Operational?IT ingin server maupun workstation yang user ( operational ) gunakan aman baik dari tangan-tangan jahil maupun dari serangan virus,dan juga tuntutan dari keamanan sistem dari perusahaan.

Sebagai contoh :
IT ( dalam hal ini server administrator ) memberlakukan password dengan complexity (kompleksitas),maka akan terdengar keluhan dari user "Mas,passwordnya kok susah banget sih? saya mau yang gampang aja,misalnya password saya : 1234". Nah loh, yang seperti ini akan membuat IT berada di posisi yang rumit,di satu sisi menginginkan keamanan sistem dari tuntutan perusahaan,di lain sisi juga menginginkan kemudahan buat si user itu sendiri.

Bisa saja IT memberikan apa yang si user mau,tapi bagaimana dengan tuntutan perusahaan?

contoh lain:
Mas,kok saya nggak bisa buka file ini di server?knapa si A bisa?
Padahal file yang di maksud adalah file yang berisikan data yang tidak boleh semua orang bisa buka/baca.

Knapa sih hal seperti itu bisa ada? sebenarnya hanya masalah edukasi kepada user saja yang diperlukan. Kadang kita sebagai IT,tidak menyadari kalau edukasi terhadap user juga penting.Knapa? karna tanpa adanya edukasi,user tidak akan mengerti knapa user harus begini dan mesti begitu.
Coba,kalau kita kasih tau fungsi password kompleksitas gunanya agar hanya user tersebut yang tau dan agar orang lain yang mungkin punya niat kurang baik mencoba-coba menggunakan akun dan password anda lalu mendelete file misalnya,siapa yang mau di salahkan? Padahal itu juga berguna untuk mentrack apabila ada perubahan.

Buat teman-teman yang berprofesi sebagai IT (IT SUPPORT) ini ada sedikit tips agar user gak rewel :
1. Berikan edukasi kepada user
2. Terangkan dengan sabar dan kata-kata yang user mengerti bila ada trouble,dan hindari menggunakan jargon-jargon ( istilah ),karna tidak semua user mengerti hal-hal seperti itu
3. Apabila user bertanya,beri jawaban secara singkat dan jelas
4. Hindari bersikap arogan kepada user ( nanti user segan klo mau tanya-tanya he he he )

Sementara hanya ini yang bisa saya tulis....( dah ngantuk soalnya he he he he............ )
lain waktu kita ngeblog lagi.....

Salam IT

Read More......